Ananda Setiyo Ivannanto, WNI yang Jadi Duta Luar Negeri Prefektur Oita Jepang

Pemerintah Prefektur Oita, Jepang menunjuk Ananda Setiyo Ivannanto, seorang warga negara Indonesia menjadi Duta Luar Negeri Prefektur Oita dalam sebuah upacara resmi. Ananda menjadi WNI pertama yang ditunjuk sebagai Duta Luar Negeri dalam sejarah Prefektur Oita.

Prefektur Oita, salah satu prefektur di Jepang di Timur Pulau Kyushu. Penduduknya 1,1 juta orang. Terkenal akan pariwisata air panas, kuliner, sejarah, dan pendidikan internasional.

Prefektur Oita menetapkan kebijakan menunjuk Duta Luar Negeri atau Mejiron Overseas Supporter, diambil dari nama burung Mejiro yang hidup di Prefektur Oita untuk menjadi jembatan antara negaranya dengan Prefektur Oita.

Misi khususnya antara lain membantu berbagi informasi dari luar negeri, mempromosikan pariwisata, kuliner, dan budaya Oita, berinteraksi dengan asosiasi-asosiasi dan Pemerintah Prefektur Oita, dan mendorong kerja sama bisnis dengan perusahaan di Oita. Sudah 77 orang dari dua benua ditunjuk. Ananda adalah yang ke-77 dan pertama kalinya dari Indonesia

 

Ananda pernah tinggal di Kota Beppu, Prefektur Oita untuk menyelesaikan pendidikan S1 dan S2-nya sejak 2004 hingga 2010 di APU, salah satu universitas internasional terkemuka di Jepang. Saat ini di APU ada 410 mahasiswa Indonesia atau terbanyak kedua setelah Korea Selatan.

Setelah menyelesaikan S2-nya, Ananda diterima bekerja di A-Wing Group yang bergerak di bisnis energi terbarukan. Hingga saat ini menjadi mitra usaha patungan A-Wing Group di Indonesia dengan bendera PT Awina Sinergi International yang juga memiliki anak usaha di bidang lingkungan dan kesehatan.

Dalam audiensinya dengan Pemerintah Prefektur Oita yang diwakili Direktur Jenderal Departemen Perencanaan dan Promosi Eiji Nakashima, Ananda menyampaikan usulan untuk peningkatan kerja sama Indonesia dengan Prefektur Oita.

Beberapa usulan antara lain kerja sama pengembangan pariwisata air panas memanfaatkan panas bumi, pembukaan restoran kuliner Oita, pengembangan sumber daya manusia, dan pengembangan monozukuri (manufaktur Jepang).

Dia juga mengusulkan Oita bekerja sama dengan pemerintah daerah di Indonesia, seperti Provinsi Jawa Timur karena Wakil Gubernurnya Emil Elestianto Dardak dahulu juga mahasiswa S2 dan S3 di Ritsumeikan Asia Pacific University di Kota Beppu. Emil merupakan teman seangkatan Ananda di APU. Usulan ini disambut baik Pemerintah Prefektur Oita dan akan ditindaklanjuti.

Setelah upacara resmi penunjukan Duta Luar Negeri, Ananda diundang Pemerintah Prefektur Oita untuk memberikan kuliah umum terkait bisnis di Indonesia yang dihadiri 30 peserta dari latar belakang politisi, pengusaha, peneliti, dan aktivis di Oita.

 

Sumber : https://www.wartaekonomi.co.id/read268603/ananda-setiyo-ivannanto-wni-yang-jadi-duta-luar-negeri-prefektur-oita-jepang/0